"Kemiskinan ekstrem pada 2024 harus mencapai 0%. Strategi pengentasan kemiskinan harus terkonsolidasi, terintegrasi, dan tepat sasaran," kata Jokowi pada ratas di Jakarta, 4 Maret 2020 itu. Presiden Jokowi kembali menekankan masalah itu dalam Pidato Kenegaraan dalam Penyampaian RUU APBN tahun 2022 dan Nota Keuangan 16 Agustus 2021.
Bebicaratentang budaya Indonesia, kita bersama-sama mengetahui bahwa negara tercinta kita ini sangat terkenal dengan keanekaragaman budayanya. Sebagaimana kita ketahui, kebudayaan Indonesia terbentang luas dari Sabang sampai Merauke, yang memiliki puluhan atau bahkan ribuan kebudayaan. Kebudayaan Indonesia merupakan warisan leluhur dari nenek moyang kita yang memiliki karya akan seni.
Pidato Kebudayaan adalah sebuah program tahunan yang dikelola oleh DKJ (Dewan Kesenian Jakarta).Pidato ini merupakan agenda penting DKJ dan digelar setiap tanggal 10 November, bertepatan dengan ulang tahun Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki.Setiap tahun sejak 1969, Pidato Kebudayaan menampilkan pidato umum dari tokoh nasional terpilih, untuk memaparkan soalan-soalan sosial budaya yang
Persuasif adalah sebuah jenis teks atau pidato yang bertujuan untuk meyakinkan atau mempengaruhi pendengar atau pembaca agar mempercayai, menerima, atau melakukan sesuatu yang diusulkan oleh penulis atau pembicara. Dalam konteks "Persuasif Tentang Menumbuhkan Cinta Budaya Indonesia," tujuannya adalah untuk meyakinkan orang agar lebih peduli dan
Menparekraf ungkap perpres tentang "Tourism Fund" sedang disiapkan. 10 Desember 2023 14:13. ANTARA Doeloe, Pidato Presiden Soekarno pada HUT ANTARA 1957. Rabu, 13 Desember 2023 10:18 WIB. (Republik Indonesia Serikat) di Istana Negara, Jakarta. (IPPHOS/ANRI).
ContohPidato Perpisahan Kelas 6 Oleh Siswa. Pengertian Dan Penjelasan Hak Angket DPR. Perkembang Biakan Virus Dan Siklus hidup Virus. Ingatlah sebagai bangsa Indonesia yang baik harus saling mencintai budaya kita sendiri. Jangan sampai budaya kita diambil negara lain. Tidak ada negara seperti Indonesia yang memiliki berbagai ragam budaya.
. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat allah subhanahu wa ta’ala, dikarenakan atas limpahan rahmat serta hidayah-nya, pada hari ini kita seluruh tetap diberi kesempatan untuk menghadiri acara ini. Saya mengucapkan banyak terima kasih karena saya telah diberi kesempatan untuk menyampaikan pidato yang bertema Kebudayaan. Bahwasanya memang kebudayaan indonesia saat ini adalah warisan para leluhur yang harus kita jaga dan lestarikan. Pidato Tentang kebudayaan adalah contoh teks/naskah Pidato Umum menggunakan Bahasa Indonesia . File berformat Microsoft Word Documents DOC/RTF, silahkan download secara gratis dan kembangkan kembali agar lebih sempurna. Silahkan anda edit seperti nama, tempat dll, agar ceramah anda di depan umum menjadi lebih indah.
Sekitar awal tahun 1949, Pancasila sangatlah berperan dilihat dari aspek kehidupan. Oleh sebab itu, semua tingkah laku masyarakat Indonesia merupakan cerminan dari setiap sila yang ada. Di sini, fungsi dari Pancasila tersebut selain sebagai salah satu alat pemersatu bangsa, juga berfungsi untuk meningkatan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai filter dari pengaruh budaya asing yang negatif bagi generasi muda dan Pancasila adalah identitas diri bangsa Indonesia sehingga bangsa kita terlihat senasib sepenanggungan. Tetapi apa yang terjadi pada tahun sekarang ini? Dengan melemahnya kekuatan serta martabat Pancasila sebagai filter atau penyaring pengaruh budaya asing yang negatif bagi generasi muda, justru semakin melemah dan banyak sekali kebudayaan luar negeri yang dapat masuk dengan mudah mempengaruhi pikiran-pikiran generasi bangsa sekarang. Oleh sebab itu, seharusnya kita sebagai generasi bangsa yang sadar akan pentingnya kebudayaan Indonesia, ikut serta dalam melakukan pembentukan pikiran-pikiran yang lebih mencintai bangsa Indonesia dengan menerima kebudayaan-kebudayaan serta peninggalan-peninggalan sejarahnya. Selain itu, bukan hanya kita yang harus sadar akan kebudayaan bangsa, melainkan juga pemerintah harus sadar dan harus tanggap dengan apa yang ada di sekitar ataupun di daerah-daerah yang membuat pola pikir masyarakat berubah menjadi lebih mencintai budaya dari luar. Dengan kata lain, pemerintah harus lebih menyeleksi apa saja yang diijinkan masuk ke Indonesia dan yang tidak boleh masuk ke Indonesia. Harapan yang lain adalah agar pemerintah lebih gencar menyuarakan dan mengeluarkan dana yang besar untuk mengangkat budaya-budaya yang ada di Indonesia sehingga bagi masyarakat pedesaan yang belum mengerti tentang asal-usul budaya Indonesia akhirnya menjadi mengerti dikarenakan penyebaran yang merata. Dan harapan yang paling terpenting adalah membuat kebudayaan Indonesia menjadi tuan rumah sendiri di mata masyarakat Indonesia dan juga di anggap penting oleh masyarakat mancanegara. Diharapkan bagi generasi muda penerus bangsa Indonesia terlebih dahulu harus berintrospeksi terhadap diri sendiri. Setelah itu, kita mengajak teman, ayah, ibu dan saudara-saudara kita untuk sadar akan mencintai budaya yang ada di Indonesia sehingga budaya tersebut tidak punah dan hilang akibat perkembangan jaman. Begitu juga cara pengemasan budaya adalah salah satu hal yang membuat masyarakat akan mudah menerima budaya itu sendiri. Hal tersebut adalah PR terbesar bagi kita para generasi penerus bangsa untuk mengemas sebagus mungkin dan sekreatif mungkin. Jadi itu semua adalah harapan-harapan kami sebagai seorang generasi penerus bangsa Indonesia yang mempunyai jiwa Pancasila.
Indonesia merupakan sebuah negara dengan ragam terbesar, baik alam hingga manusianya. Dalam keragamannya, manusia Indonesia memiliki ciri atau sifat yang melekat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara mereka. Setidaknya hal tersebut yang hendak di sampaikan Mochtar Lubis dalam pidato kebudayaan yang diadakan di Taman Ismail Marzuki pada 6 April 1977 silam. Mochtar Lubis sendiri merupakan seorang wartawan dan pengarang. Ia sempat menjadi bagian dari Persatuan Wartawan Indonesia PWI dan juga anggota International Press Institue. Dirinya juga salah satu pendiri kantor berita Antara. Sejumlah novel karyanya juga pernah diterbitkan dan memperoleh penghargaan. Salah satu novelnya yang terkenal adalah Senja di Djakarta. Mochtar Lubis, seorang jurnalis Indonesia dalam perjalanannya ke Belanda pada 5 April 1979. Wikicommons Dalam pidato kebudayaannya itu, setidaknya terdapat enam ciri manusia Indonesia yang Mochtar Lubis sampaikan. Jakob Oetama, yang juga seorang wartawan senior serta salah pendiri surat kabar harian Kompas mengungkapkan bahwa pidato kebudayaan Manusia Indonesia ini mampu menjadi permulaan kerangka yang berguna untuk membangun kembali manusia Indonesia. Jika dibandingkan dengan kehidupan masyarakat Indonesia saat ini, apakah keenam ciri Manusia Indonesia menurut Mochtar Lubis masih berlaku? Berikut adalah keenam sifat manusia Indonesia tersebut. 1. Hipokritis dan Munafik Ciri yang satu ini cukup menonjol di tengah kehidupan masyarakat Indonesia. Sistem feodal di masa lalu yang menekan rakyat Indonesia menjadi sumber dari hiprokisi yang dahsyat, baik datang dari urusan keagamaan, sosial, hingga masalah korupsi. Agama datang untuk memperkaya kehidupan jiwa manusia Indonesia, namun tak sepenuhnya mampu dirasakan karena dihantarkan dengan kekerasan, paksaan, hingga persekutuan dengan kekuasaan lain. Begitu pula orang-orang yang menentang korupsi namun turut juga melakukan korupsi. Banyak dari manusia Indonesia yang mengatakan bahwa hukum yang diterapkan dalam negeri ini telah bersikap adil, namun pada kenyataannya pencuri kecil masuk penjara, namun koruptor bebas keluar masuk penjara. Kondisi tersebut tak berubah ketika kita mengingat kasus pencurian bambu yang dilakukan oleh sepasang nenek dan kakek di Gorontalo yang memaksa mereka disidangkan di Pengadilan Negeri Limboto. Kontras dengan pelaku korupsi besar yang beberapa kali lolos dari sidang. 2. Enggan Bertanggungjawab atas Perbuatannya Menurut Mochtar Lubis, kata "Bukan saya" adalah kalimat paling populer di mulut manusia Indonesia. Kesalahan yang dilakukan oleh atasan digeser ke bawahannya, dan terus dilakukan sampai pemegang jabatan paling bawah. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
Download Free DOCXDownload Free PDFpidato tentang kebudayaan indonesiapidato tentang kebudayaan indonesiapidato tentang kebudayaan indonesiapidato tentang kebudayaan indonesiaLina Alvi
BissmillahirahmaanirrohimAssalamualaikum Wr. Sejahtera buat kita semua, Shalom, Om Swastyastu, Namo terhormat seluruh para hari ini, mari kita panjatkan puji syukur akan kehadirat Tuhan YME, karena atas rejeki dan rahmat-Nya kita semua bisa berkumpul di tempat yang indah ini. Pertemuan kali ini, diharapkan bisa lebih menumbuhkan rasa cinta kita pada kebudayaan Indonesia. Seperti yang diketahui bahwa generasi muda Indonesia saat ini jiwa nasionalisme semakin luntur. Maka, sebagai generasi muda kita harus tetap menumbuhkan jiwa nasionalisme ini. Caranya mudah, cukup cintai kebudayaan tersebut menunjukan jiwa nasionalisme Anda akan budaya di Indonesia. Cara mudah menerapkan rasa cinta akan kebudayaan Indonesia hanya sering menggunakan pakaian batik. Selain itu, Anda juga bisa memperkenalkan budaya Indonesia ke negara lain. Caranya sangat mudah, menulis blog, menjual berbagai souvenir khas Indonesia di marketplace yang diberikan bisa berupa alat musik, seperti angklung. Anda juga bisa memperkenalkan snack dan kuliner khas Indonesia. Dijamin, orang luar negeri akan penasaran dan merasa lainnya untuk menerapkan rasa cinta budaya Indonesia adalah jangan meninggalkan seni kebudayaan kita, seperti tarian dan gamelan. Mempelajari keduanya tentu akan membuat kita sadar bahwa siapa lagi yang akan menjaga kebudayaan Indonesia kalau bukan kita. Lagipula, seni tradisional bisa dipadukan dengan seni modern. Bahkan, hal tersebut menghasilkan kombinasi yang unik dan sebagai bangsa Indonesia yang baik harus saling mencintai budaya kita sendiri. Jangan sampai budaya kita diambil negara lain. Tidak ada negara seperti Indonesia yang memiliki berbagai ragam budaya. Jadi banggalah akan Indonesia dengan berbagai macam suku di beragam suku tersebut, maka Indonesia kaya akan budaya. Perlu kamu ketahui bahwa bahasa daerah di Indonesia juga sangat beragam. Indonesia sendiri memiliki lebih dari 600 bahasa. Angka yang tidak sedikit, bukan?Itu masih dalam segi bahasa saja. Belum lagi kalau digabungkan dengan berbagai macam budaya lainnya di dalamnya. Dari keberagam suku di Indonesia itulah tercipta berbagai jenis kuliner khas, alat musik, senjata tradisional, rumah adat, pakaian adat, lagu daerah dan budaya Indonesia adalah warisan para leluhur kita, sudah sepatutnya sebagai generasi muda, kita harus menjaga dan melestarikannya. Melestarikan kebudayaan Indonesia akan berdampak pada anak cucu kita kelak agar tidak lupa siapa nenek moyang kita. Selain itu, kebudayaan Indonesia juga dapat meningkatkan devisa materi pidato singkat dari saya, semoga sebagai penduduk Indonesia kita tidak melupakan budaya kita dimanapun berada. Semoga dengan pidato saya kali ini, semakin menyadarkan kita akan budaya dari saya, apabila ada kesalahan ucapan, saya minta maaf yang Wr.
“MANUSIA Indonesia” adalah pidato kebudayaan yang disampaikan Mochtar Lubis pada tahun 1977 di Taman Ismail Marzuki. Orasi legendaris tersebut menjelaskan enam sifat manusia Indonesia menurut pandangan Mochtar Lubis. Keenam sifat tersebut adalah Munafik. Enggan dan segan bertanggung jawab atas perbuatannya. Bersifat dan berperilaku feodal. Percaya takhayul. Artistik atau berbakat seni. Lemah watak atau karakternya. Meski enam sifat manusia Indonesia versi Mochtar Lubis terkesan cenderung negatif ketimbang positif tetapi sebagai penulis serta pemikir terkemuka Indonesia, Mochtar Lubis sepenuhnya berhak asasi untuk memberikan pandangan pribadinya terhadap sifat manusia juga Menjadi Manusia Indonesia yang Merdeka Bisa saja pandangan Mochtar Lubis dinilai terlalu menggeneralisasi sebab jelas ada manusia Indonesia seperti Bung Hatta yang sama sekali tidak layak dinilai sebagai munafik, enggan dan segan bertanggung jawab atas perbuatannya, bersifat dan berperilaku feodal, percaya takhayul, apalagi lemah watak atau karakternya. Beberapa sahabat saya seperti Gus Dur, Megawati, SBY, Jokowi, Prof Emil, Cak Nur, Prof Mahfud, Prof Azyuwardi Azra, Prof Siti Musdah Mulia, Prof Meutia Hatta, DR Sri Mulyani, DR Rizal Ramli, Sandyawan Sumardi, Farid Gaban, DR Idwan Suhadi, Kwik Kian Gie dan masih sangat banyak lain-lainnya lagi juga tidak bersifat seburuk yang diungkap oleh Mochtar Lubis. Khusus mengenai pendapat Mochtar Lubis bahwa manusia Indonesia munafik, terus terang saya terjebak dalam perangkap paradoks logika, mirip paradoks Zeno tentang orang Kreta yang bilang bahwa orang Kreta adalah pendusta. Andaikata Mochtar Lubis sendiri bukan manusia Indonesia maka sepenuhnya saya setuju beliau menganggap manusia Indonesia memang kenyataan tak terbantahkan bahwa Mochtar Lubis sendiri adalah manusia Indonesia maka masalah menjadi problematis akibat daya logika dangkal di dalam otak dangkal saya langsung bertabrakan frontal melawan daya logika dangkal di dalam otak dangkal saya sendiri. Logika dangkal saya langsung berperangai seperti perilaku seekor anjing yang sibuk mengejar ekornya sendiri. Atau lebih parah lagi malah serupa tapi sama dengan kartun seekor ular menelan ekornya sendiri di mana akhirnya baik sang ular mau pun sang ekor menguap lenyap ke dimensi entah ke berapa pada multiverse. Wikipedia Commons Mochtar Lubis, wartawan perang IndonesiaJika saya percaya pada pernyataan Mochtar Lubis bahwa manusia Indonesia munafik berarti saya juga harus percaya bahwa pernyataan Mochtar Lubis yang de facto manusia Indonesia adalah munafik. Jika Mochtar Lubis munafik berarti pernyataan dirinya bahwa manusia Indonesia munafik tidak layak dipercaya, padahal Mochtar Lubis adalah seorang tokoh manusia Indonesia yang sangat layak dipercaya. Namun bagaimana saya bisa percaya kepada pernyataan seseorang yang tergolong manusia Indonesia yang menurut pendapat dirinya sendiri adalah munafik. Baca juga Menuju kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang Unggul Ketimbang otak saya yang cuma secuil ini akhirnya malah habis akibat lenyap digrogoti logika diri saya sendiri maka saya memilih untuk mengambil hikmah dari pidato kebudayaan legendaris Mochtar Lubis tentang manusia Indonesia. Hikmah itu berupa ikhtiar kesadaran memanfaatkan pidato kebudayaan Mochtar Lubis sebagai pedoman agar saya harus melakukan Jihad Al Nafs alias berjuang menaklukkan hawa nafsu diri sendiri agar jangan menjadi manusia munafik, tidak enggan dan segan bertanggung jawab atas perbuatan sendiri, tidak bersifat dan berperilaku feodal, apalagi lemah watak atau karakternya. Merdeka! Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
pidato tentang kebudayaan indonesia